Mrs Bule: Bookish
Showing posts with label Bookish. Show all posts
Showing posts with label Bookish. Show all posts

Monday, 7 May 2018

My Reading Habit Lately
09:47 4 Comments

Ada yang berubah dari kebiasaan membaca gue belakangan ini. Dulu gue paling nyaman kalo baca buku dengan posisi telungkup, tapi sejalan dengan tambah gedenya perut ini jadi udah nggak bisa lagi, hiks. Sekarang kalo baca, posisinya harus duduk atau sambil tiduran dan senderan di bantal tinggi. Ini mengakibatkan pantat gue yang kurang lemak jadi pegal linu dan belakang kepala jadi terasa berat karena banyak rebahan. Alhasil kebiasaan dan frekuensi membaca pun berkurang padahal semangat membaca masih menggebu-gebu.

Another reading habit yang gue rasa berubah adalah I can't seem enjoy the book that I'm reading. Entah itu karena posisi membaca yang lagi enggak nyaman atau karena gue lagi membaca ulang novel-novel lama atau karena get distracted. Lately gue membaca kayak lagi dikejar deadline deh. Jadi kapan ada celah waktu, entah sambil suap Aria makan atau menunggu pasti gue selipin membaca. Akhirnya untuk menyelesaikan satu buku bisa dalam too many sitting. Mungkin inilah yang mengakibatkan gue nggak engaged into the story. Seems like I have to "make time" to read. Mencoba untuk tidurin Aria lebih cepat dan duduk barang satu atau dua jam untuk membaca sebelum tidur, daripada menunggu ngantuk sambil main HP.

Terus untuk selera baca. Pada dasarnya gue pelahap semua jenis buku, walau lebih condong ke fiksi. Semenjak jadi silent reader di Bookstagram dan Booktube, gue lagi semangat dengan genre Fantasy karangan luar. Belakangan ini gue lagi semangat-semangatnya mau review buku di Blog ini, cuma bahannya nggak ada. Rasanya nggak pingin-pingin amat review buku itu-itu doang. Jadi akhirnya gue berniat untuk mencoba keluar dari zona nyaman gue dan mulai membeli atau membaca buku yang buat gue tertarik dari pick it up in bookstore, read the blurb and decide to get it or not. Jujur aja gue nggak inget kapan terakhir kali beli buku bukan karena godaan dari Bookstagram atau Booktube. Tapi bukan bearti jadi nggak akan pernah beli atau baca buku genre favorit gue, tapi untuk membuatnya lebih bervariasi. Bagus juga kali untuk isi kepala gue biar nggak ngayal-ngayal amat. So, let's see this weekend.

So, ini beberapa reading habit gue yang perlu gue tinjau ulang lagi. Hopefully I could feel better about myself.



Reading Time:

Tuesday, 3 April 2018

[BOOK REVIEW] A Darker Shade of Magic by V.E. Schwab
23:430 Comments
  






Genre : Fiction, Young Adult, Fantasy


"Kell is one of the last travellers-magicians with a rare ability to travel between parallel universes connected by one magical city. There's Grey London, without magic and ruled by the mad King George III. Red London-where magic is revered, and where Kell was raised alongide the heir to empire. White London-where people fight to control the remaining magic and magic fights back. And once there was Black London..."



Setiap buka Bookstagram, buku atau salah satu dari trilogy ini pasti selalu muncul di post seseorang. Hampir kebanyakan mereka selalu memuji atau bilang betapa mereka suka seri ini. Gue pribadi, setelah baca A Darker Shade of Magic (ADSoM) malah biasa aja but it doesn’t stop me to read the rest of trilogy.

Ide world building-nya adalah ada 4 dimensi London dan hanya ada 2 orang yang punya rare ability untuk bepergian di antara keempatnya.dan ini menimbulkan konflik dan jalan cerita yang unik. 

Gue suka bagaimana Schwab menunjukkan kalau kita bisa merasakan ikatan keluarga dengan orang yang tidak harus berikatan darah dengan kita. Emang sih terdengar klise tapi Kell and Rhy’s relationship really warms my heart. And not in a sexual way.

Anyway, awal ceritanya termasuk lambat, I think. Gue selalu mengecek tiap akhir bab untuk tahu berapa halaman lagi yang tersisa untuk menyelesaikan tiap bab nya. I know it sounds really bad but that was how boring I felt at the beginning of the book. Sayangnya setelah mendekati akhir, gue baru mulai semangat dengan ceritanya walau gue tetap merasa ceritanya easy to go dan kurang greget. Lila sebagai salah satu karakter utama pun cukup mengganggu gue dengan kekeras kepalaannya tapi as the story goes, she grew on me.

The thing with the book series is, puncak konflik keseluruhan cerita belum muncul di buku pertama, so you have to continue at least until the next book to be able to enjoy the whole story. Jadi, kita harus sabaaaaar. Luckily, gue cukup menikmati ceritanya untuk terus melanjutkan baca seri ini. Di samping itu, masih banyak sides of story yang belum dibuka kayak latar belakang Lila dan Kell, which I am really curious about.

So, let’s see where the next book gonna take me!


Reading Time: